Jakarta, Indonesia diam-diam sudah menerapkan
penggunaan Internet Protocol version 6 (IPv6). Bahkan 17 Internet
Service Provider (ISP) lokal telah mengimplementasikannya.
IPv6 merupakan versi baru Internet Protocol (IP) yang merupakan langkah
revolusioner dari pengembangan IPv4. IPv6 juga mempunyai julukan
Internet Protocol Next Generation (IPng).
Adalah JavaNet, Dhecyber, Indika, LinkNet, IndoNet, CBN, IM2 D~Net,
PSN, DTP, SCBDNet, Telkomsel, AsiaNet NetZap, AsiakomNet, Mandiri Citra
Makmur dan TheNet, 17 ISP yang terhitung dari data terakhir yang
diperoleh detikINET dari salah satu admin Open Internet Exchange Point Indonesia (OpenIXP), Kamis (28/09/2006).
Menurut JavaOnline, salah satu ISP, sejauh ini IPv6 exchange sudah
berjalan di OpenIXP. "Semua ISP sudah di alokasikan IP P2P (Peer to
Peer) nya untuk terkoneksi di IPv6-nya National InterConnection
Exchange (NICE)," jelas Agus Supriyadi, Chief Technical Officer
JavaOnline.
Menurut Agus, APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia)
juga memberikan dukungan dalam bentuk pemberian IP /48 secara gratis
untuk kepentingan Research & Development dalam mengimplementasikan
IPv6 secara keseluruhan di Indonesia.
Dijelaskan Agus, implementasi IPv6 di Indonesia belum bisa advertise secara internasional mengingat range besaran IP yang hanya sebatas /48 dari APJII masih terlalu kecil.
 | mas, boleh nanya?
Klo hubungan antar ISP itu kalo di Indonesia apakah pake MBone6 untuk multicast? |
| |
|