ReviewReviewReviewDomain .xxx ditangguhkanApr 6, '06 10:19 PM
for everyone
Category:Computers & Electronics
Product Type: Computers
Manufacturer:  http://kompas.com
Domaian .xxx yang ditujukan untuk melokalisasi situs porno kemungkinan besar tidak disetujui. Anggota-anggota komite penasehat dari pemerintah tidak menyetujui usulan tersebut pada pertemuan internasional ICANN di Selandia Baru.

Wakil-wakil dari AS, Uni Eropa, dan Australia menolak proposal yang diajukan Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN). Lembaga tersebut memang mengatur penggunaan nama domain di internet seperti .com, .net, dan .org. Sebelumnya, nama domain-domain baru telah disetujui penggunaannya, misalnya .biz, .info, .name, .pro, .museum, .aero, dan .coop.

Sedangkan, usulan penggunaan domain .xxx relatif kontroversial dan banyak ditentang pemerintah. Penggunaan domain tersebut memang seolah-olah membentuk lokasi ’plat merah’ di dunia maya.

Adalah perusahaan AS ICM Registry yang mengajukan proposal pemakaian domain tersebut. Kekhawatiran muncul ketika tidak ada proteksi yang kuat untuk menghindarkan akses anak-anak ke alamat-alamat dengan domain tersebut. Selain itu, pengawasan hukumnya masih lemah, terutama penanggung jawab website yang nanti beralamat di sana.

Akhirnya, pemerintah AS, yang memiliki pengaruh paling besar di ICANN, berusaha membendung usulan tersebut. Pada Juli 2005, rencana tersebut ditangguhkan. Namun, pada awal bulan ini para senator Partai Demokrat AS mengangkatnya kembali.

Pada dasarnya usulan dibuatnya domain .xxx adalah untuk memudahkan para pengguna internet untuk menyering atau menutup situs-situs berbau pornografi. Dengan kata lain, mereka dapat mengatur agar sistem memperbolehkan penggunanya membuka situs berdomain .com, misalnya, dan tidak mengijinkan situs berdomain .xxx.

Namun, banyak pihak mengkritik bahwa rencana tersebut bukannya melindungi para pengguna internet. Domain .xxx dianggap sebagai sarana untuk melegalkan pornografi saja.


Add a Comment
How would you rate this computer? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.