Category:Computers & Electronics
Product Type: Computers
Manufacturer:  http://www.bipnewsroom.info
Jakarta, 13/5/2006 (Kominfo Newsroom) - Teknologi MPEG4 adalah solusi yang di miliki oleh PT. Omega Tender, yang menggunakan standart format file Video yang ekonomis, memiliki berbagai keunggulan antara lain tampilan video melalui internet serta mengirim data dengan cepat dalam format yang biasa.

Marketing Manager PT Rajawali Koresia (partner bisnis PT Omega), Marco wirjadi, dalam presentasi bertempat di ruang rapat Badan Informasi Publik, Departemen Komunikasi dan Informatika dengan tema “Presentasi the moving picture mail in mpeg4”, menjelaskan teknologi tersebut menempatkan satu format file video MPEG4.

Menurut Marco, pihaknya menambahkan satu kode khusus sehingga tampilan gambar bergerak atau video dapat ditampilkan melalui internet tanpa memerlukan suatu kecepatan yang tinggi.

“Dengan kecepatan yang biasa konsumen dapat mengirim data dengan cepat, dan lebih memudahkan dalam penggunaannya” ucap Marco.

Sementara kecepatan yang dipunyai teknologi ini untuk standart di Korea, lanjut Marco, rata- rata menggunakan delapan frame per secon atau sekitar satu mega bite per second."Tetapi karena teknologi ini memiliki satu fungsi khusus mengubah frame pada saat pengiriman gambar, dirasa dengan kecepatan yang ada di Indonesia solusi ini memungkinkan untuk dapat di gunakan," ujarnya.

MPEG4 ini, jelas Marco, sangat ekonomis dan praktis karena teknologi ini tidak perlu menggunakan server. Dalam hal ini server yang digunakan khusus satu mediator, tetapi sarana itu dapat berhubungan antar computer.

Menurut Marketing Manager PT Rajawali itu, MPEG4 merupakan perkembangan dari MPEG1 dan MPEG3 yang di gunakan untuk standar VCD dan DVD, sedang untuk MPEG 4 adalah Standar Internasional khusus yang di gunakan untuk tampilan gambar bergerak atau Video di Internet.

Keunggulan teknologi ini yaitu dapat dilakukannya satu video converence tanpa perlu adanya satu kunjungan khusus, sehingga dapat menghemat biaya transportasi, biaya telepon, karena untuk mengirimkan suatu informasi, informasi video adalah yang paling lengkap, meliputi teks, gambar, dan suara.

Apalagi untuk penggunaan di Indonesia yang merupakan Negara kepulauan, tutur Marco,sangat cocok, karena tidak perlu dilakukan kunjungan dari satu pulau ke pulau yang lainnya.

Dalam penggunaannya, terang Marco, teknologi tersebut dapat diaplikasikan untuk mobile computer (internet) dan dapat juga dikombinasikan dari keduanya, serta dalam situasi,dan dalam infrastruktur jaringan apapun selama ada jaringan untuk menghantarkan informasi MPEG4 dapat di gunakan.

"Di Indonesia saat ini secara keseluruhan infrastruktur untuk internet masih agak kurang, tetapi tambahnya sangat besar kemungkinannya MPEG4 untuk secepatnya berkembang di Indonesia karena ini merupakan standar dunia," Marco menambahkan.

"Untuk teknologi MPEG4 dalam hubungannya dengan 3G (trigi) solusi ini dengan menggunakan ponsel, karena sekarang Indonesia juga sudah memasuki generasi 3G dapat menggunakan solusi ini melalui ponsel yang beredar di Indonesia, dengan catatan ada kameranya. Sedang untuk kelemahannya sementara ini tergantung dari infrastruktur yang ada," tutur Marco.

Marko menyarankan agar Dep.Kominfo sebagai badan yang menangani IT di Indonesia,memanfaatkan solusi ini untuk badan/pemerintah sambil mempromosikan kepada masyarakat betapa tingginya kegunaan video converence dengan memanfaatkan solusi ini, dan pihak PT Rajawali yang memiliki hak paten di Indonesia siap bekerjasama.(T.Goes/TS)


Add a Comment
How would you rate this computer? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.